Senin, 14 Februari 2011

MENGGANTIKAN IMAM YANG BATAL

MENGGANTIKAN IMAM YANG BATAL
Oleh : Masnun Tholab
www.masnuntholab.blogspot.com

Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam.
Shalawat dan salam semoga senantiasa Allah limpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallaahu ’alaihi wasallam beserta keluarga dan para sahabatnya.

Sayyid Sabiq dalam kitab Fiqih Sunnah berkata :
إذا عرض للإمام وهوفى الصلاة عذر كان ذكرأنه محدث, أوسبقه الحديث فله أن يستحلف غيره ليكمل الصلاة بالمأمومين.
فعن عمروبن ميمون قال : إنِّى لَقَائِمٌ مَا بَيْنِىْ وبين عُمَرَ –غَدَاةً أُصِيْبَ- إلَّا عَبْدَ اللهِ بْنِ عباسٍ فما هوإلا أن كبر فَسَمِعْتُهُ يقول : قَتَلَنِي أَوْ أَكَلَنِي الْكَلْبُ حِينَ طَعَنَهُ وَتَنَاوَلَ عُمَرُ يَدَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ فَقَدَّمَهُ فَصَلَّى بِهِمْ صَلَاةً خَفِيفَةً. روه البخارى.
وعن أبى رزين قال : صلَّى علىٌّ ذَاتَ يَوْمٍ فَرَعِفَ فَأَخَذَ بِيَدِ رجلٍ فَقَدَّمَهُ ثم انْصَرَفَ. روه سعيد بن منصور.
وقال أحمد : إن استحلف عمر وعلى, وإن صلوا وحدانا فقد طعن معاوية وصلى الناس وحدانا من حيث طعن, وأتمو صلاتهم
Jika terjadi sesuatu pada imam di tengah shalat, misalnya ia baru ingat bahwa dirinya dalam keadaan berhadas atau datang hadas atau datang hadas tatkala shalat, hendaklah imam menunjuk seseorang untuk menggantikannya agar penggantinya itu menyempurnakan shalatnya dengan para makmum.
Diriwayatkan dari Amru bin Maimun, ia berkata, Pada waktu pagi hari di saat Umar ditikam jarak anatara dia dan aku tidak ada siapapun melainkan Abdullah bin Abbas. Tidak berapa lama setelah bertakbir, aku mendengar beliau Radhiyallahu 'anhu berkata "anjing telah membunuhku atau 'memakanku', Kemudian Umar menarik tangan Abdurrahman bin Auf dan menyuruhnya menuju ke depan (menjadi imam) kemudian Abdurrahman mengimami mereka dengan shalat yang ringan". [HR al Bukhari, no. 3424].
Diriwayatkan dari Abu Razim, iapun menceritakan, ”Pada suatu hari, saat Ali mengerjakan shalat, tiba-tiba keluar darah dari hidungnya. Ia segera menarik tangan seseorang ke depan, sedangkan ia sendiri pergi keluar” (HR. Sa’id bin Manshur).
Ahmad berkata, ”Jika seorang imam menyuruh orang lain untuk menggantikannya, hal itu telah dicontohkan oleh Umar dan Ali, tetapi kalau imam itu membiarkan makmumnya mengerjakan shalat sendiri-sendiri, ia mengambil contoh dari Muawiyah, sebab sewaktu ia ditikam orang, para makmumpun mengerjakan shalat secara sendiri-sendiri”
[Fiqih Sunnah 1, hal. 172/356].

Imam Asy-Syaukani dalam kitab Nailul Authar berkata tentang hadits dari Amru bin Maimun :
قوله‏:‏ ‏(‏فقدمه فصلى بهم‏)‏ وفيه جواز الاستخلاف للإمام عند عروض عذر يقتضي ذلك لتقرير الصحابة لعمر على ذلك وعدم الإنكار من أحد منهم فكان إجماعًا وكذلك فعل علي وتقريرهم له على ذلك
Ucapan perawi (Kemudian Umar menarik tangan Abdurrahman bin Auf dan menyuruhnya menuju ke depan). Hadits ini menunjukkan bolehnya imam menunjuk pengganti ketika adanya udzur yang menuntutnya melakukan itu, dan ini disetujui oleh para sahabat, yang mana saat itu Umar melakukannya dan tidak ada seorangpun mengingkarinya sehingga menjadi ijma’ para sahabat. Demikian juga yang dilakukan oleh Ali sehingga menjadi persetujuan mereka terhadap yang dilakukannya.
[Nailul Authar 1, hal. 775]

Kesimpulan
Jika terjadi imam batal atau berhadas di tengah shalat, ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan :
1. Imam menarik salah seorang makmum untuk mengganti kedudukannya dan melanjutkan shalat yang tersisa bersama makmum.
2. Makmum shalat sendiri-sendiri tanpa ada seorang imam.

Wallahu a’lam

Sumber Rujukan :
-Imam Bukhari, Sahih Bukhari, Ebook.
-Imam Asy-Syaukani, Nailul Author, Pustaka Azzam, Jakarta, 2006.
-Sayyid Sabiq, Fiqih Sunnah, Pena Pundi Aksara, Jakarta, 2006


*Slawi, Februari 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

YANG BERHAK MENERIMA ZAKAT FITRAH

  YANG BERHAK MENERIMA ZAKAT FITRAH Oleh : Masnun Tholab   Hukum Zakat Fitrah Sayyid Sabbiq dalam kitab Fiqih Sunnah mengatakan bahw...